Ditemukan, Tujuh Mahasiswa Hilang

February 4, 2009 at 3:42 am (berita)

SUKABUMI – Tujuh Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi yang hilang di Gunung Salak akhirnya ditemukan. Mereka dievakuasi dalam keadaan selamat di sekitar puncak gunung kemarin siang (3/2).

Berdasar informasi tim SAR, sekitar pukul 11.17 ketujuh pendaki ditemukan pada ketinggian 1.500 meter oleh Ahmad Syafei, 57, warga Kampung Cibuntu, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi. ”Mereka semua tidak kekurangan apa pun,” ujar Heri Macan, wakil tim SAR. Saat ditemukan, mereka sedang memasak mi instan.

Untuk menjemput korban yang hanya berjarak sekitar satu kilometer dari puncak Gunung Salak itu, tim SAR menurunkan Search and Rescue Unit 1. Proses evakuasi yang memakan waktu sekitar tiga jam tidak mengalami kesulitan, walau jalan menuju pos terakhir cukup licin.

Sekitar pukul 14.00, para mahasiswa beserta tim SAR mulai terlihat di antara rimbunnya pepohonan. Dengan didampingi tim SAR, satu per satu korban yang masih tampak segar berjalan dan langsung masuk mobil Basarnas dan ambulans.

Hengky, ketua rombongan, menyatakan, keadaan dirinya dan rekan-rekannya sehat. Menurut dia, rombongan tidak mengetahui bahwa jalur yang dilaluinya terlarang. ”Saya diizinkan untuk melewatinya,” ujarnya.

Hengki mengatakan, logistik yang dibawanya cukup untuk dua hari dan rencananya mereka pulang pada Senin malam. Selama pendakian, para korban tidak menemukan hal-hal aneh.

Mengapa mereka mengirim SMS minta dijemput tim SAR? Ternyata, Trias, salah seorang di antara mereka, adalah pendaki pemula. Dia baru pertama mendaki gunung. Karena itu, ketika menemui kesulitan, dia panik dan langsung mengirim SMS kepada salah seorang anggota keluarganya agar minta bantuan.

Sementara itu, dari Boyolali, Jateng, dilaporkan, tim SAR kemarin juga menemukan enam mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM), Jogjakarta, yang tersesat di Gunung Merapi. Mereka semua selamat setelah lebih dari 24 jam kesasar.

Keenam pendaki itu ditemukan secara terpencar-pencar oleh tim SAR Boyolali sekitar pukul 09.00 kemarin. Juhri, 20, ditemukan pertama di dasar jurang berkedalaman sekitar 100 meter di Kali Klingsing, Desa Gowok Sabrang, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang. Dia menderita patah tulang lengan kanan, yang langsung dibawa ke RSU Muntilan, Magelang.

Setelah menemukan Juhri, tim SAR menemukan lima pendaki lain di hutan yang masuk wilayah Babadan, Magelang. (jpnn/nw)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: