PROGRAM
#include<iostream.h>
#include<conio.h>
#include<string.h>
Read the rest of this entry »
PROGRAM INI MENCETAK STATUS HASIL KE-3 NILAI MAHASISWA
#include<iostream.h>
#include<conio.h>
#include<string.h>
Read the rest of this entry »
FUNGSI
FUNGSI
Sebuah fungsi berisi sejumlah pernyataan yang dikemas dalam sebuah nama. Nama ini selanjutnya dapat dipanggil dipanggil beberapa kali dibeberapa tempat dalam program. Tujuan pembuatan fungsi adalah :
q Memudahkan dalam mengembangkan program. Hal ini merupakan kunci dalam pembuatan program yang terstruktur.
q Menghemat ukuran program. Manfaat ini terasakan kalau ada beberapa deretan instruksi yang sama digunakan pada beberapa tempatdi dalam program.
Umumnya fungsi menerima masukan (disebut argumen atau parameter). Masukan ini selanjutnya diproses oleh fungsi. Hasil akhir berupa sebuah nilai yang disebut nilai balik (return value). Sebagai contoh, kalau terdapat pernyataan:
kap = toupper (huruf) ;
Maka :
Ø huruf adalah argumen bagi fungsi toupper ().
Ø toupper () memberikan nilai balik (berupa huruf kapital dari huruf ) ke variable kap.
6.1. Prototipe Fungsi
Sebuah fungsi tidak dapat dipanggil kecuali sudah dideklarasikan. Untuk melihat hal ini perhatikan contoh berikut :
void main ( )
{
printf (“Hai \n”);
}
Jika program ini dijalankan, C++ akan memberikan kesalahan yang menyatakan bahwa printf( ) tidak memiliki prototype. Hal seperti ini masih bisa lolos pada bahasa C. Tetapi tidak demikian halnya pada C++. Kesalahan seperti diatas tidak akan terjadi seandainya program ditulis menjadi seperti berikut :
#include <stdio.h>
void main()
{
printf (“ Hai \n “);
}
Mengapa? Karena prototipe fungsi printf( ) ada pada file “stdio.h”. Itulah sebabnya diperlukan untuk menyertakan baris berbentuk :
#include < nama_file_header >
Deklarasi fungsi dikenal dengan sebutan prototipe fungsi. Prototipe fungsi ini berupa :
v Nama fungsi.
v Tipe nilai balik fungsi.
v Jumlah dan tipe argumen.
Dan diakhiri dengan titik koma (;), sebagaimana pada pendeklarasian variable. Sebagai contoh :
1). long kuadrat (long l);
2). int maks3 (int a, int b, int c );
3). double maks (double x, double y );
4). void garis ( );
Pada contoh pertama, fungsi kuadrat() mempunyai argumen bertipe long dan nilai balik juga bertipe long. Pada contoh kedua, fungsi maks3() memiliki tiga buah argumen, masing-masing bertipe int dan nilai balik juga bertipe int. Adapun contoh ketiga, fungsi maks() mempunyai dua buah argumen, masing-masing argumen bertipe double. Pada contoh keempat, fungsi garis() tidak memiliki argumen dan nilai balik tidak ada (void).
Manfaat dari prototipe fungsi adalah untuk menjamin tipe argumen yang dilewatkan pada pemanggilan fungsi benar-benar sesuai. Tanpa adanya prototipe fungsi, amatlah mudah bagi pemrogram untuk melakukan kesalahan tanpa sengaja dalam melewatkan argumen. Misalnya, melewatkan argumen bertipe float pada fungsi yang semestinya meminta tipedata int. Dengan adanya prototipe fungsi, kesalahan semacam itu akan terdeteksi oleh kompiler.
protokol jaringan
PROTOCOL
protokol adalah himpunan aturan-aturan main yang mengatur komunikasi data.Protokol mendefinisikan apa yang dikomunikasikan bagaimana dan kapan terjadinya komunikasi. Atau himpunan2 yg memungkinkan komputer satu dapat berhubungan dengan komputer lain.
element2 penting dalam protokol:
Syntax mengacu pada struktur atau format data, yang mana dalam urutan tampilannyamemiliki makna tersendiri. Sebagai contoh, sebuah protokol sederhana akan memiliki urutan pada delapan bit pertama adalah alamat pengirim, delapan bit kedua adalah alamat penerima dan bit stream sisanya merupakan informasinya sendiri.
Semantics mengacu pada maksud setiap section bit. Dengan kata lain adalah bagaimana bit-bit tersebut terpola untuk dapat diterjemahkan.
Timing mengacu pada 2 karakteristik yakni kapan data harus dikirim dan seberapacepat data tersebut dikirim. Sebagai contoh, jika pengirim memproduksi data sebesar 100 Megabits per detik (Mbps) namun penerima hanya mampu mengolah data pada kecepatan 1 Mbps, maka transmisi data akan menjadi overload pada sisi penerima dan akibatnya banyak data yang akan hilang atau musnah.
jenis2 protokol:
TCP/IP
IPX/SPX
AppleTalk
NET BIOS
DECNET
POINT TO POINT PROTOCOL
SNA
SNMP
SLIP
LIRIK LAGU ST12 PUSPA
ST12 – PUSPA (Putuskan Saja Pacarmu)
kau gadisku yang cantik
coba lihat aku disini
di sini ada aku yang sayang padamu
kau gadisku yang manis
coba dekat aku disini
di sini ada aku yang cinta padamu
* walau ku tahu bahwa dirimu
sudah ada yang punya
namun aku tunggu sampai kau mau
reff:
woo woo jangan jangan kau menolak cintaku
jangan jangan kau ragukan hatiku
ku kan selalu setia menunggu
untuk jadi pacarmu
woo woo jangan jangan kau tak terima cintaku
jangan jangan kau hiraukan pacarmu
putuskanlah saja pacarmu
lalu bilang I LOVE U padaku
repeat *
repeat reff [2x]
Individu dan masyarakat
ini adalah makalh kelompokku tentan kewarganegaraan
Edit Admin
#include<iostream.h>
#include<conio.h>
#include<string.h>
void main()
{
unsigned long tgl_pembelian,harga_baru,diskon_baru,bulan,tahun;
char pilihan,jawab;
float barang[3][3];
int i,j=0;
char *nama[1];
